Jatuh Cinta dengan Tas Selempang dari Lazada

Shoulder bag retro yang saya beli di http://www.lazada.co.id

Tas backpack jadi pilihan para traveler/backpacker karena alasan ini: lega kapasitasnya, enak dibawanya. Praktis hampir semua barang dapat kamu masukkan ke dalam sebuah backpack. Mulai dari laptop, buku, file, kamera, sampai sepatu olah raga.

Namun, sejak dua tahun terakhir ini saya sudah tidak pernah menggunakan backpack lagi, membuat lebih dari 10-an koleksi backpack saya hanya teronggok di dalam gudang (tidak sampai berdebu karena saya bungkus plastik).

Mengapa? Pertama karena ternyata saya tidak butuh kompartemen tas yang besar untuk bawa banyak barang. Seringnya hanya 40 persen ruang di dalam tas yang terpakai, sisanya kosong. Ruang kosong yang mubazir itu berhubungan dengan alasan kedua: kepraktisan. Ukuran backpack umumnya besar (terkadang berat). Jika hanya sebagian kecil ruang backpack yang saya manfaatkan, mengapa saya harus berkorban membawa tas yang besar itu setiap hari?

Bagi saya yang setiap hari menggunakan KRL commuterline Bogor-Jakarta, ukuran backpack yang bulky itu amat menyulitkan. Di kereta backpack harus dipakai di depan supaya aman (dari copet) dan tentu saja makan banyak sekali tempat (dalam kondisi KRL penuh ruang beberapa cm saja sudah berarti).

Karena itu saya lantas beralih ke messanger bag atau tas selempang. Alasannya karena saya sudah pernah punya Crumpler tipe Considerable Embarrassment–yang jarang dipakai karena terlalu sibuk dengan koleksi backpack saya–. Bahkan saya pernah punya Crumpler The King Single seharga Rp2,2 jutaan. Ya, faktanya memang bukan perempuan saja yang bisa gila tas.

Alasan kedua ada hubungannya dengan hobi saya bersepeda. Saya suka sekali dengan tas yang digunakan para kurir sepeda (bicycle messenger). Mereka terlihat sangat keren (dan nyaman) dengan tas selempangnya. Sedangkan tas selempang yang sangat saya inginkan adalah ini: Chrome Mini Metro yang harganya Rp1,2 juta.

Tas itu memiliki desain yang sangat cool. Buckle dari besi yang kokoh. Tali straps lebar sehingga tidak sakit di badan. Dan tentu saja ruang sangat lega untuk membawa laptop 13 inci saya. Sayangnya Rp1,2 juta bukanlah pilihan saat ini ketika kami sedang sibuk mengisi rumah baru. Sedangkan Crumpler Considerable Embarrassment yang biasa saya pakai tidak hanya mulai buluk, tapi juga sedikit kegedean sehingga kurang nyaman.

Saya cukup desperate mencari tas selempang yang ringkas, keren, punya banyak kantong, tapi harganya tidak sampai menguras kantong :D. Ternyata takdir membawa saya ke www.lazada.co.id. Situs jual beli online yang baru dibuka itu ternyata punya produk yang saya suka: Shoulder Bag Vintage Mag. Mag ini adalah merek lokal asal Bandung yang baru berdiri pada 2009 silam. Mereka memproduksi beragam model tas dari ransel hingga selempang dengan desain bagus dan material yang tak kalah berkualitas dengan produk impor.

Tanpa pikir panjang tas retro seharga Rp200-an ribu itu langsung saya order online pada pertengahan Juni silam. Selama 1,5 bulan menggunakannya terus terang saya sangat puas. Pertama tampilannya cukup okelah dengan harga segitu. Kedua, walau kecil dan ringkas, ternyata tas selempang ini tidak masalah untuk membawa laptop MacBook Pro 13 inci saya. Meski, harus hati-hati agar tidak terbentur.

Ketiga, kantongnya cukup banyak. Kantong utama punya dua kompartemen. Saya manfaatkan kompartemen laptop untuk membawa dokumen kertas atau buku. Sedangkan kompartemen sisanya bisa untuk membawa kamera Sony NEX-5 saya, charger, HDD eskternal, organizer, dan peranti lainnya. Untuk kantong depan, saya manfaatkan untuk barang-barang kecil tapi penting. Misalnya thumb drive, uang, kabel-kabel, dan lainnya.

Di bagian paling depan masih ada dua kantong lagi. Ini fungsinya untuk mengakses benda-benda yang paling sering dipakai saat di jalan. Mulai iPod dan headset, uang receh, serta kunci motor.

Saya memang melakukan sedikit modifikasi pada starpsnya. Straps aslinya terlalu tipis sehingga sakit jika saya membawa terlalu banyak barang bawaan (terlalu berat). Starps itu saya ganti dengan milik Eiger (asal Bandung juga) yang sudah memiliki bantalan pelindung. Jadilah saya cinta sekali dengan tas ini. Sangat berguna dalam menemani aktifitas saya sehari-hari.

Ketika ditugaskan ke Sydney dua minggu lalu pun saya tidak meminjam tas kompak milik istri yang biasa saya pinjam saat ke luar negeri. Saya sangat percaya diri dengan tas Mag ini. Dan terbukti, tas ini sangat bermanfaat karena ukurannya tipis saat tidak dipakai, tapi bisa membawa cukup banyak barang ketika saya selesai berbelanja.

Ketika saya cek lagi di www.lazada.co.id, sayangnya Shoulder Bag Vintage Mag ini sudah tidak ada lagi. Mungkin sudah habis dibeli. Hehehe. Asik, artinya tas ini semakin tidak pasaran.. Ups, ternyata tas ini masih bisa dibeli di Lazada. Langsung aja klik di sini: http://www.lazada.co.id/Mag-Vintage-Tas-Selempang—14—Cokelat-33148.html. Oh ya, dibawah saya perlihatkan apa saja prentilan yang biasa saya bawa sehari-hari ya.

Muat untuk laptop 13 inci, kamera Sony NEX-5, dan prentilan lainnya 2

Muat untuk laptop 13 inci, kamera Sony NEX-5, dan prentilan lainnya

Kompartemen laptop terpisah dan sudah dilengkapi strap

Dua kantong di depan khusus untuk akses cepat, seperti kunci, ponsel, dan lainnya.

Ini tampilan utuh, plus straps yang sudah diganti dengan Eiger yang punya bantalan.

iPod bisa dicantelin disini. Lumayan berguna banget.

Tentang iklan-iklan ini

12 comments on “Jatuh Cinta dengan Tas Selempang dari Lazada

  1. jangkrik gan, jadi ngiler aku pengin beli. Reviumu top abiss, mestinya Lazada ngasih bonus satu atas promo hebatnya ini…..:d

    • Jam segini masih onlen aja nih pak bos? heuheuheu. Ini tulisan review-nya memang dilombakan :D. Kalau menang nanti saya traktir gan. :D

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s